jasa arsitek cirebon

Jasa Arsitek Cirebon Jawa Barat

CENTER POINT ARSITEK menerima jasa Desain Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan dan didukung oleh tenaga – tenaga Arsitek , Sipil dan Tukang Bangunan berpengalaman, telah puluhan tahun bekerja dan berkarya di bidang Rancang Bangun Perumahan ( Perumahan Mewah, Perumahan Sedang, maupun Perumahan Sederhana ) meliputi Bangun rumah, Renovasi rumah.
Berbagai macam pertimbangkan mungkin sudah banyak tertampung dipikiran anda. Mulai dari mempertimbangkan berapa banyak Biaya Pembangunan Rumah dan Team kita akan mengunakan Rencana Anggaran Biaya anda dapat mengetahui berapakah dana (budget) anda yang harus dikeluarkan, berapa luas bangunan yang akan dibangun, ruang apa saja yang akan dibutuhkan, Gaya Bangunan, dan Model Bangunan apa yang sesuai dengan selera anda. Mungkin anda juga sudah berusaha mencoba merencanakan tata ruang bangunan yang menurut anda layak dan sesuai dengan kebutuhan anda.
Kami siap memberikan SOLUSI kepada Anda bukan hanya dalam Desain Rumah saja, melainkan siap Membangun Rumah, Merenovasi Rumah maupun Membongkar Rumah anda dengan pengerjaan secara professional dan terencana.
Sebagai Jasa Arsitektur berpengalaman, kami berikan solusi pembiayaan yang jelas, system pembayaran serta pelaksanaan bangunan secara flesibel sesuai dengan budget keuangan dan kebutuhan anda. Team bangun bangunan baru siap melaksanakan bangun rumah, renovasi rumah, dan bongkar rumah untuk merubah tampilan rumah anda menjadi semakin baik. Bukan hanya rumah dengan team Bangunan kita juga melayani bangun ruko, renovasi ruko, bongkar ruko, bangun kantor, renovasi kantor, bongkar kantor dan segala hal yang menyangkut Bidang Arsitektur dan struktur bangunan .untuk merubah tampilan rumah, ruko, kantor anda menjadi semakin baik.
Setelah melalui proses pemikiran diatas, mungkin akhirnya anda berpikir untuk mencari seorang Arsitek yang akan memberikan solusi dalam merencanakan sebuah bangunan sesuai dengan keinginan anda.Team bangun bangunan baru memiliki Arsitek, Sipil, Tukang Bangunan, Mandor, Konsultan dan Pengawas kerja terampil dan berpengalaman.
Sebagai team Arsitek rumah tinggal dan Jasa Renovasi serta Kontraktor Proyek terkini sebagai Kontraktor Arsitek, Kontraktor Rumah, Kontraktor Bangunan, Konsultan Arsitek, Konsultan Rumah, Kontraktor Ruko, Kontraktor Kantor, Konsultan Ruko, Konsultan Kantor dan Konsultan Bangunan berpengalaman.
Dengan konsepsi Rancangan yang matang, perwujudan Arsitektur Bangunan, Arsitektur interior, maupun Arsitektur Landscape/Taman, selain dapat memaksimalkan fungsi-fungsi ruang yang proporsional juga dapat menghadirkan tempat yang nyaman bagi anda dan juga akan memberikan citra khusus untuk anda

bangunan bersejarah cirebon

bangunan bersejarah cirebon

Kota Cirebon adalah salah satu kota yang berada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini berada di pesisir utara Jawa atau yang dikenal dengan jalur pantura yang menghubungkan Jakarta-Cirebon-Semarang-Surabaya. Kota Cirebon terletak pada 6°41′S 108°33′E pantai Utara Pulau Jawa, bagian timur Jawa Barat, memanjang dari barat ke timur 8 kilometer, Utara ke Selatan 11 kilometer dengan ketinggian dari permukaan laut 5 meter (termasuk dataran rendah). Kota Cirebon dapat ditempuh melalui jalan darat sejauh 130 km dari arah Kota Bandung dan 258 km dari arah Kota Jakarta.
Kota Cirebon terletak pada lokasi yang strategis dan menjadi simpul pergerakan transportasi antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Letaknya yang berada di wilayah pantai menjadikan Kota Cirebon memiliki wilayah dataran yang lebih luas dibandingkan dengan wilayah perbukitannya. Luas Kota Cirebon adalah 37,54 km2 dengan dominasi penggunaan lahan untuk perumahan (32%) dan tanah pertanian (38%).
Wilayah Kotamadya Cirebon Sebelah Utara dibatasi Sungai Kedung Pane, Sebelah Barat dibatasi Sungai Banjir Kanal, Kabupaten Cirebon, Sebelah Selatan dibatasi Sungai Kalijaga, Sebelah Timur dibatasi Laut Jawa. Sebagian besar wilayah merupakan dataran rendah dengan ketinggian antara 0-2000 dpl, sementara kemiringan lereng antara 0-40 % dimana 0-3 % merupakan daerah berkarateristik kota, 3-25 % daerah transmisi dan 25-40 % merupakan pinggiran.
Kota ini dilalui oleh beberapa sungai di antaranya Sungai Kedung Pane, Sungai Sukalila, Sungai Kesunean, dan Sungai Kalijaga.Kota Cirebon termasuk daerah iklim tropis, Banyaknya curah hujan 1.351 mm per tahun dengan hari hujan 86 hari. Kelembaban udara berkisar antara ± 48-93% dengan kelembaban udara tertinggi terjadi pada bulan Januari-Maret dan angka terendah terjadi pada bulan Juni-Agustus. Rata-rata curah hujan tahunan di kota Cirebon ± 2260 mm/tahun dengan jumlah hari hujan ± 155 hari. Berdasarkan klasifikasi iklim Schmidt-Ferguson, iklim di kota Cirebon termasuk dalam tipe iklim C dengan nilai Q ± 37,5% (persentase antara bulan kering dan bulan basah). Musin hujan jatuh pada bulan Oktober-April, dan musim kemarau jatuh pada bulan Juni-September.
Cirebon dikenal dengan nama Kota Udang dan Kota Wali. Selain itu kota Cirebon disebut juga sebagai Caruban Nagari (penanda gunung Ceremai)dan Grage (Negeri Gede dalam bahasa jawa cirebon berarti kerajaan yang luas).Sebagai daerah pertemuan budaya Jawa dan Sunda sejak beberapa abad silam, masyarakat Cirebon biasa menggunakan dua bahasa, bahasa Sunda dan Jawa.
Nama Cirebon berasal dari kata Caruban, dalam Bahasa sunda yang berarti campuran (karena budaya Cirebon merupakan campuran dari budaya Sunda, Jawa, Tionghoa, dan unsur-unsur budaya Arab) atau bisa juga berasal dari kata Ci yang artinya air atau sungai dan Rebon yang artinya udang dalam Bahasa Sunda (karena udang merupakan salah satu hasil perikanan Kota Cirebon). Menurut Manuskrip Purwaka Caruban Nagari, pada abad 15 di pantai Laut Jawa ada sebuah desa nelayan kecil bernama Muara Jati. Pada waktu itu sudah banyak kapal asing yang datang untuk berniaga dengan penduduk setempat. Pengurus pelabuhan adalah Ki Gedeng Alang-Alang yang ditunjuk oleh penguasa Kerajaan Galuh (Pajajaran). Dan di pelabuhan ini juga terlihat aktivitas Islam semakin berkembang. Ki Gedeng Alang-Alang memindahkan tempat pemukiman ke tempat pemukiman baru di Lemahwungkuk, 5 km arah selatan mendekati kaki bukit menuju kerajaan Galuh. Sebagai kepala pemukiman baru diangkatlah Ki Gedeng Alang-Alang dengan gelar Kuwu Cerbon.
Pada Perkembangan selanjutnya, Pangeran Walangsungsang, putra Prabu Siliwangi ditunjuk sebagai Adipati Cirebon dengan Gelar Cakrabumi. Pangeran inilah yang mendirikan Kerajaan Cirebon, diawali dengan tidak mengirimkan upeti kepada Raja Galuh. Oleh karena itu Raja Galuh mengirimkan bala tentara ke Cirebon Untuk menundukkan Adipati Cirebon, namun ternyata Adipati Cirebon terlalu kuat bagi Raja Galuh sehingga ia keluar sebagai pemenang.
Dengan demikian berdirilah kerajaan baru di Cirebon dengan Raja bergelar Cakrabuana. Berdirinya kerajaan Cirebon menandai diawalinya Kerajaan Islam Cirebon dengan pelabuhan Muara Jati yang aktivitasnya berkembang sampai kawasan Asia Tenggara. kemudian pada tanggal 7 Januari 1681 Cirebon secara politik dan ekonomi berada dalam pengawasan pihak VOC, setelah penguasa Cirebon waktu itu menanda tangani perjanjian dengan VOC. Pada masa kolonial pemerintah Hindia Belanda, tahun 1906 Cirebon disahkan menjadi Gemeente Cheribon dengan luas 1.100 ha dan berpenduduk 20.000 jiwa (Stlb. 1906 No. 122 dan Stlb. 1926 No. 370). Kemudian pada tahun 1942, Kota Cirebon diperluas menjadi 2.450 ha dan tahun 1957 status pemerintahannya menjadi Kotapraja dengan luas 3.300 ha, setelah ditetapkan menjadi Kotamadya tahun 1965 luas wilayahnya menjadi 3.600 ha.
Pada tanggal 15 April 2011, Kota Cirebon diguncang dengan bom bunuh diri. Lokasi pengeboman berada di masjid Mapolresta Cirebon. Pada peristiwa tersebut, pelaku bom bunuh diri tewas seketika, dan terdapat beberapa orang luka parah. Setelah berstatus Gemeente Cirebon pada tahun 1906, kota ini baru dipimpin oleh seorang Burgermeester (wali kota) pada tahun 1920 dengan wali kota pertamanya adalah J.H. Johan. Kemudian dilanjutkan oleh R.A. Scotman pada tahun 1925. Pada tahun 1926 Gemeente Cirebon ditingkatkan statusnya oleh pemerintah Hindia-Belanda menjadi stadgemeente, dengan otonomi yang lebih luas untuk mengatur pengembangan kotanya. Selanjutnya pada tahun 1928 dipilih J.M. van Oostrom Soede sebagai wali kota berikutnya. Pada masa pendudukan tentara Jepang ditunjuk Asikin Nataatmaja sebagai Shitjo (wali kota) yang memerintah antara tahun 1942-1943. Kemudian dilanjutkan oleh Muhiran Suria sampai tahun 1949, sebelum digantikan oleh Prinata Kusuma.
Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, pemerintah Kota Cirebon berusaha mengubah citra Kota Cirebon yang telah terbentuk pada masa kolonial Belanda dengan simbol dan identitas kota yang baru, berbeda dari sebelumnya. di mana kota ini dikenal dengan semboyannya per aspera ad astra (dari duri onak dan lumpur menuju bintang), kemudian diganti dengan motto yang digunakan saat ini. Pada tahun 2010 berdasarkan survei persepsi kota-kota di seluruh Indonesia oleh Transparency International Indonesia (TII), kota ini termasuk kota terkorup di Indonesia bersama dengan Kota Pekanbaru, hal ini dilihat dari Indeks Persepsi Korupsi Indonesia (IPK-Indonesia) 2010 yang merupakan pengukuran tingkat korupsi pemerintah daerah di Indonesia, kota ini sama-sama mendapat nilai IPK sebesar 3.61, dengan rentang indeks 0 sampai 10, 0 berarti dipersepsikan sangat korup, sedangkan 10 sangat bersih. Total responden yang diwawancarai dalam survei yang dilakukan antara Mei dan Oktober 2010 adalah 9237 responden, yang terdiri dari para pelaku bisnis.[10][11]
Wilayah administrasi Pemerintah Kota Cirebon berluas 37,358 km2, pada tahun 2008 terdiri dari 5 wilayah kecamatan, 22 kelurahan, 247 Rukun Warga (RW), dan 1.352 Rukun Tetangga (RT). Harjamukti merupakan kecamatan terluas (47%), kemudian berturut-turut Kesambi (22%), Lemahwungkuk (17%), Kejaksan (10%) dan Pekalipan (4%). Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Pemerintahan Kota Cirebon mencapai 6.982 orang, dengan komposisi pegawai laki-laki sebanyak 3.532 orang dan pegawai perempuan sebanya 3.450 orang. Tingkat pendidikan PNS di Pemerintahan Kota Cirebon yang terbanyak adalah lulusan S1 dan SLTA, lulusan S1 mencapai 32,34 persen, sedangkan lulusan SLTA mencapai 28,12 persen. Sementara itu lulusan D3 mencapai 22,23 persen, SLTP sekitar 7,69 persen, D1/D3 sekitar 26,37 persen, dan S2 sekitar 1,85 persen, dan masih ada lulusan SD yang bekerja yaitu mencapai 3,64 persen.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Cirebon pada tahun 2008 sebanyak 30 orang, yang terdiri 28 laki-laki dan 2 perempuan, dengan mayoritas tingkat pendidikan anggota DPRD adalah lulusan SLTA sebesar 13 orang, kemudian terbanyak kedua lulusan S1 sebesar 10 orang, dan lulusan S2 sebanyak 7 orang. Anggota DPRD tersebut terbagi kedalam 6 fraksi, Anggota fraksi terbanyak adalah Fraksi PDIP dan Fraksi Golkar, yang masing-masing sebesar 26,7 persen , sedangkan untuk fraksi lainnya, seperti Fraksi PAN mencapai 13,3 persen, PKB sekitar 13,3 persen, Fraksi PKS sekitar 10,0 persen dan Fraksi Partai Demokrat sebesar 10,0 persen. Menurut hasil Suseda Jawa Barat Tahun 2010 jumlah penduduk Kota Cirebon telah mencapai jumlah 298 ribu jiwa. Dengan komposisi penduduk laki-laki sekitar 145 ribu jiwa dan perempuan sekitar 153 ribu jiwa, dan ratio jenis kelamin sekitar 94,85
Penduduk Kota Cirebon tersebar di lima kecamatan, kecamatan yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tertinggi adalah Kecamatan Pekalipan sebesar 21,5 ribu jiwa/km², terpadat kedua adalah Kecamatan Kejaksan 11,8 ribu jiwa/km², kemudian Kecamatan Kesambi 8,8 ribu jiwa/km², Kecamatan Lemahwungkuk 8,45 ribu jiwa/km², dan kepadatan terendah terdapat di Kecamatan Harjamukti hampir 5,48 ribu jiwa/km². Kota Cirebon terletak di wilayah strategis, yakni titik bertemunya jalur tiga kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, dan Semarang. Semua jenis transportasi itu baik transportasi darat, laut, dan udara saling berintegrasi mendukung pembangunan di kota Cirebon.
Kota Cirebon memiliki dua stasiun kereta api, yakni Stasiun Kejaksan dan Stasiun Prujakan. Stasiun Kejaksan berarsitektur khas kolonial Belanda, stasiun ini melayani hampir semua tujuan kota – kota lainnya baik itu kota besar maupun kota kecil di pulau Jawa. Terminal angkutan darat di Kota Cirebon di antaranya terminal besar Harjamukti, letaknya di jalan By Pass Kota Cirebon. Pelabuhan Cirebon saat ini hanya digunakan untuk pengangkutan batu bara dan kebutuhan pokok dari pulau-pulau lain di Indonesia. Bandar Udara Cakrabuana merupakan bandar udara di Kota Cirebon saat ini hanya dijadikan sebagai bandara khusus militer.
Di kota ini masih terdapat Becak khas Cirebon sebagai sarana transportasi rakyat sekaligus sarana untuk wisata keliling kota. Perekonomi Kota Cirebon dipengaruhi oleh letak geografis yang strategis dan karakteristik sumber daya alam sehingga struktur perekonomiannya didominasi oleh sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi serta sektor jasa. Tomé Pires dalam Suma Orientalnya sekitar tahun 1513 menyebutkan Cirebon merupakan salah satu sentra perdagangan di Pulau Jawa. Setelah Cirebon diambil alih oleh pemerintah Hindia-Belanda, pada tahun 1859, pelabuhan Cirebon ditetapkan sebagai transit barang ekspor-impor dan pusat pengendalian politik untuk kawasan di pedalaman Jawa.
Sampai tahun 2001 kontribusi perekonomian untuk Kota Cirebon adalah industri pengolahan (41,32%), kemudian diikuti oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran (29,8%), sektor pengangkutan dan komunikasi (13,56%), sektor jasa-jasa (6,06%). Sedangkan sektor lainnya (9,26%) meliputi sektor pertambangan, pertanian, bangunan, listrik, dan gas rata-rata 2-3%.
Salah satu wujud usaha di sektor informal adalah pedagang kaki lima, Kota Cirebon yang sering menjadi sasaran urbanisasi memiliki jumlah PKL yang cukup signifikan pada setiap tahunnya. Fenomena ini di satu sisi menggembirakan karena menunjukan dinamika ekonomi akar rumput, tapi di sisi lain jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan persoalan yang serius di sektor ketertiban dan tata ruang. Perusahaan rokok multinasional, British American Tobacco (BAT), merupakan salah satu produsen rokok yang pernah berdiri di Kota Cirebon. Namun pada tahun 2010, guna mengefisiensikan produksinya, merelokasi pabrik di Kota Cirebon ke Kota Malang. Kota Cirebon memiliki 12 kompleks ruko, 13 bangunan plaza dan mall serta 12 pasar tradisional.
Kota Cirebon memiliki beberapa pusat perbelanjaan di antaranya Cirebon Mall daerah Kota Tua (BAT) di Jalan Syarief Abdurahman, CSB Mall (Cirebon Super Block) berlokasi di pusat Kota Cirebon Jalan DR. Cipto Mangunkusumo dengan luas 6.2 ha, Grage Mall bertempat di Jalan Tentara Pelajar, Giant Hypermarket terletak di sekitar area Stadion Bima Jalan Brigjen Dharsono (By-Pass), Plaza Yogya Siliwangi di Jalan Siliwangi, Plaza Yogya Grand Center di Jalan Karanggetas, Rajawali Trade Center (RTC), Pusat Grosir Cirebon (PGC), Asia Plaza, Surya Plaza, Carrefour SuperStore, Gunung Sari Trade Center (GTC), Balong Indah Plaza dan Plaza Index “Ace Hardware”.

Pada triwulan I 2010, Kota Cirebon mengalami laju inflasi tertinggi dibandingkan dengan kota lainnya di Jawa Barat. Faktor pendorong kenaikan laju inflasi terutama berasal dari kelompok transpor, komunikasi dan jasa, keuangan serta pendidikan, Pariwisata, dan olahraga.
Sebagai salah satu tujuan wisata di Jawa Barat, Kota Cirebon menawarkan banyak pesona mulai dari wisata sejarah tentang kejayaan kerajaan Islam, kisah para wali, Komplek Makam Sunan Gunung Jati di Gunung Sembung sekitar 15 km ke arah barat pusat kota, Masjid Agung Sang Cipta Rasa, Masjid At Taqwa, kelenteng kuno, dan bangunan-bangunan peninggalan zaman Belanda. Kota ini juga menyediakan bermacam kuliner khas Cirebon, dan terdapat sentra kerajinan rotan serta batik.
Cirebon mempunyai 4 keraton sekaligus di dalam kota, yakni Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan dan Keraton Keprabon. Semuanya memiliki arsitektur gabungan dari elemen kebudayaan Islam, Cina, dan Belanda. Ciri khas bangunan keraton selalu menghadap ke utara dan ada sebuah masjid didekatnya. Setiap keraton mempunyai alun-alun sebagai tempat berkumpul, pasar dan patung macan di taman atau halaman depan sebagai perlambang dari Prabu Siliwangi, tokoh sentral terbentuknya kerajaan Cirebon. Ciri lain adalah piring porselen asli Tiongkok yang jadi penghias dinding. Beberapa piring konon diperoleh dari Eropa saat Cirebon jadi pelabuhan pusat perdagangan Pulau Jawa.
Kota Cirebon memiliki beberapa kawasan taman di antaranya Taman Air Sunyaragi dan Taman Ade Irma Suryani. Taman Air Sunyaragi memiliki teknologi pengaliran air yang canggih pada masanya, air mengalir di antara teras-teras tempat para putri raja bersolek, halaman rumput hijau tempat para ksatria berlatih, ditambah menara dan kamar istimewa yang pintunya terbuat dari tirai air. Sementara beberapa masakan khas kota ini sebagai bagian dari wisata kuliner antara lain: Sega Jamblang, Sega lengko, Empal gentong, Docang, Tahu gejrot, Kerupuk Melarat, Mendoan, Sate beber, Mi koclok, Empal asem, Nasi goreng Cirebon, Ketoprak Cirebon, Bubur ayam Cirebon, Kerupuk Udang dan sebagainya.
Kebudayaan yang melekat pada masyarakat Kota Cirebon merupakan perpaduan berbagai budaya yang datang dan membentuk ciri khas tersendiri. Hal ini dapat dilihat dari beberapa pertunjukan khas masyarakat Cirebon antara lain Tarling, Tari Topeng Cirebon, Sintren, Kesenian Gembyung dan Sandiwara Cirebonan. Kota ini juga memiliki beberapa kerajinan tangan di antaranya Topeng Cirebon, Lukisan Kaca, Bunga Rotan dan Batik.
Salah satu ciri khas batik asal Cirebon yang tidak ditemui di tempat lain adalah motif Mega Mendung, yaitu motif berbentuk seperti awan bergumpal-gumpal yang biasanya membentuk bingkai pada gambar utama. Motif Mega Mendung adalah ciptaan Pangeran Cakrabuana (1452-1479), yang hingga kini masih kerap digunakan. Motif tersebut didapat dari pengaruh keraton-keraton di Cirebon. Karena pada awalnya, seni batik Cirebon hanya dikenal di kalangan keraton. Sekarang dicirebon, batik motif mega mendung telah banyak digunakan berbagai kalangan. Selain itu terdapat juga motif-motif batik yang disesuaikan dengan ciri khas penduduk pesisir.

Masjid merah panjunan adalah masjid tertua di Cirebon, didirikan oleh Pangeran Panjunan pada tahun 1453. Hampir seluruh bangunan dihiasi oleh warna merah dan tentunya pagar batu-batanya juga berwarna merah. Awalnya masjid ini bernama Al-Athyang yang artinya dikasihi, namun karena pagarnya yang terbuat dari bata merah menjadikan masjid ini lebih terkenal dengan sebutan, Masjid Merah Panjunan. Awalnya masjid ini merupakan Tajug atau Mushola sederhana, karena lingkungan tersebut adalah tempat bertemunya pedagang dari berbagai suku bangsa, Pangeran Panjunan berinisiatif membangun Mushola tersebut menjadi masjid dengan perpaduan budaya dan agama sejak sebelum Islam, yaitu Hindu – Budha.

Keraton Kasepuhan didirikan pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II (cicit dari Sunan Gunung Jati) yang menggantikan tahta dari Sunan Gunung Jati pada tahun 1506. Ia bersemayam di dalem Agung Pakungwati Cirebon. Keraton Kasepuhan dulunya bernama Keraton Pakungwati, sedangkan Pangeran Mas Mochammad Arifin bergelar Panembahan Pakungwati I. Sebutan Pakungwati berasal dari nama Ratu Dewi Pakungwati binti Pangeran Cakrabuana yang menikah dengan Sunan Gunung Jati. Ia wafat pada tahun 1549 dalam Mesjid Agung Sang Cipta Rasa dalam usia yang sangat tua. Nama beliau diabadikan dan dimuliakan oleh nasab Sunan Gunung Jati sebagai nama Keraton yaitu Keraton Pakungwati yang sekarang bernama Keraton Kasepuhan.

Gedung Bank Indonesia terletak di Jl. Yos Sudarso merupakan bangunan tua di Cirebon, salah satu gedung tua peninggalan jaman kolonial yang masih berdiri dengan megah, cantik dan anggun di Kota Cirebon.

Gedung British American Tobacco (BAT) merupakan pabrik rokok yang memproduksi rokok merk 555, Ardath. Dibangun tahun 1924. Terletak di Jl. Pekiringan Cirebon.Walaupun gedung ini sudah tua, namun hampir semua orang tidak diperbolehkan memasuki gedung ini.

Pembangunan Infrastruktur di Cirebon

Tentang kota yang katanya bakal menjadi kota Metrpolitan, di masa depan. Ada tiga kota yang diisukan akan menjadi segitiga emas dalam pembangunan infrastruktur di provinsi Jawa Barat. Tiga kawasan tersebut adalah: Ciayumajakuning yakni Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Kawasan lainnya adalah BODEBEK atau Bogor, Depok, dan, Bekasi yang ditambah dengan kawasan Industrinya: Cikarang, Cikampek, dan Karawang.Terakhir adalah ibukota provinsinya sendiri, yakni Bandung.
Kota Cirebon yang telah berusia lebih dari 600 tahun ini bakal menjadi kawasan metropolitan di masa depan. Isu pembangunan infrastruktur di kota Cirebon pun sudah sampai terdengar kencang. Mulai dari pembangunan Pelabuhan Cirebon yang akan diperluas, Penambahan Jalur Rel Kereta Api hingga empat rangkap, Pembangunan Tol Cirebon — Bandung dan Cirebon — Jakarta, dan Perluasan Bandar Udara di Penggung.
Saat ini, Kota Cirebon sedang dibidik untuk dijadikan kota metropolitan seperti DKI Jakarta. Alasannya, saat ini Cirebon merupakan kota yang strategis untuk transportasi dan sistem logistik nasional.
“Kenapa Cirebon, sebenarnya kota Cirebon sudah lama jadi bidang kajian MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia), alasannya Cirebon ini kita lihat satu lokasi yang strategis secara transportasi juga sistem logistik nasional tetapi tidak mendapatkan perhatian yang cukup,” kata Pendiri dan Ketua Yayasan Nusa Patris Infrastruktur, Danang Parikesit, di Cirebon, Jawa Barat. Ia menambahkan, saat ini infrastruktur transportasi di Cirebon sudah cukup memadai mulai dari stasiun, jalan tol bahkan pelabuhan.
Berbicara kawasan Ciayumajakuning,di kabupaten Majalengka bakal dibangun Lapangan Terbang Level Nasional yang bakal menampung kehadiran para turis mancanegara, dan turis domestik dari seluruh wilayah Nusantara. Kabupaten Kuningan pun diisukan bakal dibangun mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi oleh Chevron dalam tiga titik wilayah dan proyek bisnis pariwisata oleh perusahaan swasta lokal, dari mulai perhotelan, hingga taman wisata yang siap menampung masyarakat era globalisasi saat kehidupan sudah mulai penat dan menghibur diri saat dalam kejenuhan masyarakat baru. Tidak ketinggalan, Indramayu bakal menjadi kabupaten yang menghasilkan gas dan minyak bumi terbesar Indonesia di kawasan Balongan, yang memiliki cadangan minyak hingga ratusan tahun mendatang.
Selain itu, adanya relokasi industri yang dicanangkan Ahok, menurut Danang juga salah satu potensi untuk berkembangnya kota Cirebon ini. “Ada relokasi industri besar-besaran dari Jakarta karena Pak Ahok sudah mengatakan industri yang akan tetap di Jakarta lebih ke knowledge, manufaktur pindah, Pertumbuhan pendapatan masyarakat pun diyakini akan naik dengan masuknya industri pada daerah ini.
“Industri nanti akan bergeser ke Cirebon. Di sini UMKnya 1,5 juta sampai 1,6. Dengan masuknya industri pendapatan masyarakat akan meningkat. Hal ini juga didukung oleh pembangunan Tol Cipali,” pungkasnya.
Cirebon ini kelewatan terus padahal secara SDM tingkat pendidikan masyarakat lebih baik, upah buruh terjangkau, akses dari Jakarta cukup baik, memang potensi Cirebon sebagai pengembangan kota besar sangat memungkinkan, harapannya Cirebon akan lebih maju dengan dikembangkan,” ujar Danang.

GAMBAR PILIHAN WEB SERIBU 2

GAMBAR PILIHAN WEB SERIBU 2

Jasa Arsitek desain rumah 1 lantai dengan 5 kamar tidur di Cirebon Jawa Barat

Alasan orang mulai menyukai desain rumah minimalis ini dikarenakan pemikiran tentang bahwa desain rumah minimalis ini, merupakan desain yang menghasilkan bentuk yang sederhana tetapi mempunyai nilai yang estetika dan ruang yang lebih besar. Namun sebenarnya konsep desain rumah minimalis tidak hanya sekedar sampai disitu saja.

Jasa Arsitek desain rumah 1 setengah lantai di Cirebon Jawa Barat

Model Rumah Sederhana Minimalis 1 Lantai – Jika kita lihat dari sejarah sebenarnya alasan kemunculan desain rumah minimalis ini merupakan salah satu bentuk protes beberapa aliran arsitektur yang terlalu boros dalam menggunakan material untuk bangunan yang dalam jangka panjang bisa mengganggu keseimbangan alam. Misalnya saja penggunaan kayu yang berlebihan untuk pembuatan interior dan masih banyak bahan-bahan lainnya yang diambil dari alam.

desain rumah 10×10 di Cirebon Jawa Barat

Sementara dilain sisi manusia tidak dapat memproduksi bahan bahan itu sendiri. Oleh sebab itu dalam membuat desain konsep sebenarnya dari rumah minimalis lebih mengutamakan fungsi dari penggunaan bahan bahan secara lebih maksimal lagi. Ornament dan hiasan yang biasanya digunakan sebagai pajangan sangat dihindari dalam desain rumah minimalis, bahkan sudah dihilangkan.

Jasa Arsitek desain rumah minimalis 1 lantai 5 kamar di Cirebon Jawa Barat

Tokoh yang paling berperan dalam mempopulerkan desain minimalis adalah Ludwig mies van der rohe dan le Corbusier. Desain rumah minimalis yang sekarang sudah bisa kita saksikan secara nyata disekeliling kita. Merupakan hasil dari pengaruh Ludwig mies van der rohe dan le Corbusier konsep mereka menjadi dasar dan tujuan utama dari konsep minimalis.

Jasa Arsitek desain rumah sederhana leter l di Cirebon Jawa Barat

Konsep dari rumah minimalis memang lebih menonjolkan sifat fungsional dan esensial sehingga harus bisa meminimalkan atau bahkan menghilangkan-hiasan hiasan yang tidak diperlukan didalam rumah, misalnya seperti ornament-ornament. Sehingga efisiensi pernggunaan bahan-bahan material seperti beton, baja, kaca, dan lain lainmenjadi tantangan tersendiri bagus para arsitektur dalam merancang bangunan dengan konsep minimalis.
desain rumah sederhana minimalis 1 lantai
Banyak ide-ide baru yang bermunculan oleh para arsitek yang pada saat itu sedang berusaha keras untuk mendapatkan formasi baru yang diharapkan mampu menyesuaikan dengan kondisi jaman yang terus berkembang. Di Indonesia sendiri, konsep desain minimalis juga mengalami kemajuan yang cukup pesat, tepatnya saat gaya mediterania mulai mengalami kesurutan.

Jasa Arsitek desain rumah sederhana modern 1 lantai di Cirebon Jawa Barat

Model Rumah Sederhana Minimalis 1 Lantai – Hanya saja karena masyarakat di Indonesia sendiri belum paham akan tujuan dari konsep minimalis ini, karenanya mereka lebih suka meniru-niru konse minimalis yang diterapkan dinegara negara Eropa dan Amerika yang dianggap lebih maju. Mereka tidak menyadari kalau sebenarnya kondisi alam di Indonesia yang tropis berbeda dengan kondisi alam di negara-negara barat tersebut.
desain rumah sederhana satu lantai
Oleh karena itu malah berakibat pemborosan terutama dalam segi pembiayaan yang seharusnya tidak perlu terjadi. Misalnya yang terjadi pada sistem pencahayaan. Alasannya ingin mendapatkan sinar matahari yang makasimal, pemilik rumah sampai mengurangi ukuran atau malah mengliangkan kanopi yang sebenarnya memang tidak digunakan pada rumah-rumah di Eropa

Jasa Arsitek desain rumah sederhana unik di Cirebon Jawa Barat

Model Rumah Sederhana Minimalis 1 Lantai – Padahal sebenarnya sinar matahari yang memancar diIndonesia ini sifatnya lebih panas dibandingkan dengan di Eropa. Hal ini justru dapat mengakibatkan perabot yang ada didalam rumah menjadi tidak awet. Tentu saja hal ini juga mengakibatkan ongkos yang dikeluarkan untuk pembiayaan menjadi lebih banyak lagi. Itulah sedikit info sejarah atau awal mula adanya konsep rumah dengan desain minimalis.

Jasa Arsitek desain rumah sederhana yang indah di Cirebon Jawa Barat

Baiklah sekarang saya akan mencoba mengajak anda untuk merubah rumah sederhana menjadi rumah dengan gaya minimalis. Desain rumah minimalis ini tidak akan banyak merubah bentuk bangunan rumah anda yang sederhan. Ornament-ornament yang simple akan mempermudah dalam perubahan desain rumah pribadi anda menjadi rumah dengan gaya minimalis.

Jasa Arsitek desain rumah tampak depan di Cirebon Jawa Barat

Eksterior rumah sederhana ini nantinya hanya memerlukan sedikit sentuhan desain modern dan minimalis pada tampilan luarnya saja, jadi tidak akan mengeluarkan biaya yang cukup besar. Penggunaan list atau garis merupakan hal yang paling sering digunakan, guna membedakan satu blok dinding dengan dinding yang lainnya. Pada rumah sederhana yang minimalis penggunaan list ini bisa memanfaatkan batu alam sebagai bahan bakunya.
minimalis

Pilihlah batu alam dengan ukuran 15×10 cm saja, juga sudah cukup untuk dijadikan list pada tampilan dinding luar rumah minimalis anda nantinya. Selain itu, gunakanlah cat yang tidak warna-warni, agar membuat rumah anda memiliki desain yang minimalis.

Jasa Arsitek minimalis design Cirebon Jawa Barat

Model Rumah Sederhana Minimalis 1 Lantai – Biasanya pilihan warna abu dan putih yang menjadi pilihan, karena warna tersebut yang paling sering digunakan pada rumah rumah yang bergaya minimalis.Tambahan warna cerah misalnya merah atau kuning sebagai list juga memungkinkan untuk mengganti batu alam yang tadi itu, pengunaan warna juga merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi biaya yang dibutuhkan.
model cat rumah minimalis indoor outdoor
Biasanya pada desain rumah dengan konsep minimalis, tidak ada tiang penyangga yang biasanya ada dua di depan rumah-rumah pada umumnya di Indonesia. Rumah minimalis biasanya hanya mengandalkan tiang penyangga yang menyatu pada dinding rumah saja, sehingga tidak ada lagi pada teras rumah, yang biasanya ada dua tiang penyangga tersebut.

Jasa Arsitek model model rumah Cirebon Jawa Barat

Selain itu juga, penggunaan keramik pada dinding sebaiknya tidak usah dilakukan pada desain rumah minimalis sederhana. Pastikan pula bahwa dinding rumah hanya di cat bukan dikeramik, karena keramil di dinding itulah yang akan menghilangkan kesan minimalis pada rumah anda tersebut. Desain rumah minimalis yang sedehanan ini sangat cocok sekali bagi rumah dengan type kecil.

Jasa Arsitek model rumah Cirebon Jawa Barat

sekarang rumah minimalis bukanlah hal asing lagi bagi kita. Di Indonesia banyak perumahan perumahan sederhana yang juga telah mengadopsi desain rumah minimalis pada setiap unit rumah yang mereka tawarkan. Ini merupakan pembuktian bahwa rumah sederhana pun bisa disulap menjadi rumah dengan desain minimalis, tentunya dengan biaya yang tidak terlalu mahal.
model rumah baru
Sekarang ini banyak sekali tampilan rumah minimalis yang bisa dijadikan referensi untuk rumah anda. Jika anda menyukai salah satu desain rumah minimalis yang anda dapatkan atau anda lihat dari Internet maka anda bisa konsultasikan kepada pihak developer atau tukang atau pemborong yang biasa mengurus masalah pembangunan rumah anda.

Jasa Arsitek model rumah modern Cirebon Jawa Barat

Dengan memiliki rumah minimalis modern anda akan merasakan bagaimana memiliki rumah seperti apa yang ada di televisi yang anda lihat. Anda akan bisa belajar model-model rumah minimalis modern dengan lebih memperbanyak browsing. Banyak model tipe dan jenis sesuai luas bangunan, gaya, serta konsep yang bisa diaplikasikan dari sini.

Jasa Arsitek model rumah sederhana Cirebon Jawa Barat

Model Rumah Sederhana Minimalis 1 Lantai – Mantapkanlah dulu diri anda dan keluarga anda, untuk bisa tinggal bersama di rumah yang anda desain. Agar rumah tampak lebih baik anda bisa memberikan beberapa perabotan khusus dirumah minimalis anda. Sehingga akan memberikan tampilan rumah vintage modern yang benar-benar nyaman untuk ditinggali dan eye catching.

Jasa Arsitek model rumah sekarang Cirebon Jawa Barat

Anda tentu saja akan butuh desainer untuk membantu anda, menentukan wallpaper dinding yang cocok, yang bisa diaplikasikan di rumah minimalis anda. Paling penting juga adalah menyesuaikan budget yang anda miliki untuk mewujudkan rumah minimalis modern ini.

 

%d bloggers like this: