jasa arsitek sawahlunto

Jasa Arsitek Sawahlunto Murah

CENTER POINT ARSITEK menerima jasa Desain Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan dan didukung oleh tenaga – tenaga Arsitek , Sipil dan Tukang Bangunan berpengalaman, telah puluhan tahun bekerja dan berkarya di bidang Rancang Bangun Perumahan ( Perumahan Mewah, Perumahan Sedang, maupun Perumahan Sederhana ) meliputi Bangun rumah, Renovasi rumah.
Berbagai macam pertimbangkan mungkin sudah banyak tertampung dipikiran anda. Mulai dari mempertimbangkan berapa banyak Biaya Pembangunan Rumah dan Team kita akan mengunakan Rencana Anggaran Biaya anda dapat mengetahui berapakah dana (budget) anda yang harus dikeluarkan, berapa luas bangunan yang akan dibangun, ruang apa saja yang akan dibutuhkan, Gaya Bangunan, dan Model Bangunan apa yang sesuai dengan selera anda. Mungkin anda juga sudah berusaha mencoba merencanakan tata ruang bangunan yang menurut anda layak dan sesuai dengan kebutuhan anda.
Kami siap memberikan SOLUSI kepada Anda bukan hanya dalam Desain Rumah saja, melainkan siap Membangun Rumah, Merenovasi Rumah maupun Membongkar Rumah anda dengan pengerjaan secara professional dan terencana.
Sebagai Jasa Arsitektur berpengalaman, kami berikan solusi pembiayaan yang jelas, system pembayaran serta pelaksanaan bangunan secara flesibel sesuai dengan budget keuangan dan kebutuhan anda. Team bangun bangunan baru siap melaksanakan bangun rumah, renovasi rumah, dan bongkar rumah untuk merubah tampilan rumah anda menjadi semakin baik. Bukan hanya rumah dengan team Bangunan kita juga melayani bangun ruko, renovasi ruko, bongkar ruko, bangun kantor, renovasi kantor, bongkar kantor dan segala hal yang menyangkut Bidang Arsitektur dan struktur bangunan .untuk merubah tampilan rumah, ruko, kantor anda menjadi semakin baik.
Setelah melalui proses pemikiran diatas, mungkin akhirnya anda berpikir untuk mencari seorang Arsitek yang akan memberikan solusi dalam merencanakan sebuah bangunan sesuai dengan keinginan anda.Team bangun bangunan baru memiliki Arsitek, Sipil, Tukang Bangunan, Mandor, Konsultan dan Pengawas kerja terampil dan berpengalaman.
Sebagai team Arsitek rumah tinggal dan Jasa Renovasi serta Kontraktor Proyek terkini sebagai Kontraktor Arsitek, Kontraktor Rumah, Kontraktor Bangunan, Konsultan Arsitek, Konsultan Rumah, Kontraktor Ruko, Kontraktor Kantor, Konsultan Ruko, Konsultan Kantor dan Konsultan Bangunan berpengalaman.
Dengan konsepsi Rancangan yang matang, perwujudan Arsitektur Bangunan, Arsitektur interior, maupun Arsitektur Landscape/Taman, selain dapat memaksimalkan fungsi-fungsi ruang yang proporsional juga dapat menghadirkan tempat yang nyaman bagi anda dan juga akan memberikan citra khusus untuk anda

Kota Sawahlunto

Kota Sawahlunto atau Sawahlunto (Jawi: ساواهلونتو) adalah sebuah kota di Sumatra Barat, Indonesia, 90 kilometer dari Padang. Kota ini meliputi 276 kilometer persegi dan memiliki populasi 59 821 pada tahun 2014.

Sawahlunto adalah salah satu kota pertambangan di Sumatera Barat. Ini pertama kali didirikan pada tahun 1882 oleh Belanda sebagai kota, bersama-sama dengan kegiatan pertambangan. Batubara ditemukan pada pertengahan abad ke-19 oleh Ir. De Greve. Itu kemudian mengusulkan bahwa negara-negara harus mengeksploitasi deposit batubara, karena batubara yang dibutuhkan untuk industri dan transportasi. Setelah penemuan batubara di lapangan sering dicari oleh ahli geologi. Batubara pionierd di wilayah tersebut setelah penyerahan akhir dari daerah untuk Belanda pada tahun 1876.

Pada 1888, Belanda diprakarsai banyak fasilitas batubara
Pada tahun 1894 dibuka rel kereta api
Pada tahun 1898, terowongan tambang batu bara pertama dibangun di Air Dingin, Lembah Segar, namun kemudian ditutup pada tahun 1932 dan dibuka kembali pada bulan Juni 2007. [1]
Pertambangan dimulai setelah kemerdekaan di wilayah tersebut. Kegiatan yang dilakukan oleh PT Tambang Batubara Ombilin (TBO). PT TBO telah dilikuidasi dan kemudian menjadi anak perusahaan dari PTBA (Bukit Asam), yang terletak di Sumatera Selatan. Sejak reformasi di wilayah tersebut, wilayah ini mengalami pertumbuhan dalam komunitas pertambangan, karena orang-orang merasa terdorong untuk berpartisipasi dalam pertambangan. Batubara tidak terbatas dalam batas-batas masyarakat, tetapi juga diperluas ke tanah yang dimiliki oleh PTBA TPO. Walikota berada di Ir. Amran Nur, dengan Erizal Ridwan S. T. Sebagai wakilnya. [2]

Sawahlunto telah menjadi kota hantu dan populasinya menurun setelah usia keemasan situs pertambangan dan tambang. Pada tahun 2004 kebijakan Sawahlunto ke Sawahlunto sebagai kota wisata dan kemudian penduduk cenderung. Pada tahun 2014, 29 persen berasal dari pariwisata, sementara pertanian hanya 23 persen

Sawahlunto adalah salah satu kota tua yang memiliki peran cukup penting di era penjajahan Belanda. Kota kecil ini dulunya merupakan salah satu tempat eksplorasi tambang batubara oleh pemerintah Belanda sehingga mendapat julukan sebagai kota tambang. Pada saat industri tambang masih aktif pada medio 1892 hingga 1998, roda perekonomian di Sawahlunto bertumpu pada sektor tersebut. Hotel, toko, kafe hingga pasar tak pernah sepi pengunjung Eksplorasi tambang batubara di Sawahlunto berakhir sekitar tahun 1998 akibat habisnya cadangan batubara di dearah tersebut. Kemudian dengan memanfaatkan bagnunan-bangunan tua peninggalan Belanda, pemerintah kota Sawahlunto menjadikannya sebagai objek wisata. Saat ini sebagian besar perokonomian di Sawahlunto berasal dari sektor wisata. Berikut ini adalah 4 tempat bersejarah di Sawahlunto.

Museum Tambang Batu Bara Ombilin diresmikan pada Juni 2014 lalu dan diharapkan mampu menarik wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri. Di museum ini terdapat beragam koleksi dari aktivitas penambangan batubara dari masa kolonial Belanda hingga masa kini. Koleksi tersebut berupa kostum penambang, berbagai peralatan tambang, arsip, kendaraan pengangkut batubara, audio visual, foto lama tempo dulu dan masih banyak lagi benda-benda bersejarah lainnya yang terdapat di sini. Di museum ini kita bisa melihat jejak kegiatan penambangan batubara sejak tahun 1891. Namun sejak tahun 1940 hingga 1970-an produksi batubara berangsur merosot dan penduduk di sana pun berkurang. Bangunan Museum Tambang Batubara Ombilin sempat menjadi rumah peristirahatan mantan Presiden RI Soeharto.

bangunan bersejarh sawahlunto

Jasa Arsitek Sawahlunto

Museum Gudang Ransum (Ransoem) merupakan salah satu tempat wisata bersejarah yang terdapat di Kota Sawahlunto. Bangunan yang resmi menjadi museum pada tahun 2005 ini dulunya merupakan sebuah dapur umum tempat memasak makanan untuk para pekerja tambang. Di museum ini terdapat beberapa bangunan dengan fungsi berbeda yang terdiri dari bangunan utama yang merupakan dapur yang lengkap dengan peralatan memasak, di bagian belakang bangunan utama terdapat tungku pembakaran yang lengkap dengan cerobong asap, dan beberapa bangunan lainnya yaitu Gudang Es, Rumah Sakit, Rumah Jagal tempat pemotongan hewan.Di dalam museum ini kita bisa melihat beberapa koleksi museum mulai dari periuk dan kuali yang berukuran besar, replika makanan yang dimasak, dan beberapa batu nisan dan peninggalan dari para pekerja tambang (orang rantai).

Lubang Mbah Soero merupakan sebuah tunnel panjang yang digunakan untuk proses penggalian dan pengangkutan batubara pada jaman pemerintahan Belanda.Panjang tunnel ini sebenarnya mencapai puluhan kilometer, namun yang digunakan untuk keperluan wisata hanyalah 186 meter saja. Di sepanjang tunnel telah dipasangi CCTV sehingga kamu tak perlu khawatir saat berjalan menyusuri tunnel ini. Selain untuk keperluan tambang batubara, tunnel ini dulunya juga digunakan untuk membuang mayat-mayat penduduk pribumi yang dieksekusi mati oleh Belanda. Selain itu tempat ini dulunya juga digunakan untuk memenjarakan para tahanan politik Belanda yang dikenal dengan orang rantai. Sebelum memasuki tunnel kamu bisa melihat foto orang rantai tersebut di Info Box yang merupakan awal dari penjelajahan Lubang Mbah Soero.

Masjid Agung Nurul Islam adalah bangunan bersejarah yang dulunya masjid ini merupakan PLTU yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1894. Namun karena sudah tidak beroperasi lagi, PLTU tersebut berubah fungsi menjadi Masjid pada tahun 1952. Sebelum menjadi Masjid, bangunan bawah tanah masjid dulunya juga sempat menjadi ruang persembunyian dan perakitan senjata oleh para pejuang kemerdekaan.Salah satu keunikan dari Masjid yang hanya berjarak sekitar 150 meter dari Museum Kereta Api ini adalah menara Masjid dengan tinggi mencapai 75 meter. Dulunya menara Masjid ini merupakan cerobong asap dari PLTU.

%d bloggers like this: