jasa arsitek tegal

Jasa Arsitek Tegal Murah

CENTER POINT ARSITEK melayani jasa lengkap desain, bangun rumah atau renovasi rumah yang dikhususkan bagi personal maupun corporate yang merencanakan proyek menginginkan ketepatan waktu, desain yang kreatif, hasil pekerjaan yang berkualitas dan dengan harga bersaing.
Layanan lengkap mulai dari nol hingga serah terima kunci yang didukung oleh tenaga- tenaga arsitek, tukang, dan tenaga sipil bangunan berpengalaman dan telah puluhan tahun bekerja dan berkarya di bidang rancang bangun.
Memberikan solusi kepada anda bukan hanya desain jasa arsitektur,bongkar rumah, renovasi rumah atau sketsa pelaksanaan proyek, tetapi juga kami memiliki solusi rumah yang dapat di hemat, dengan sistem pelaksanaan bangunan yang fleksibel sesuai budget keuangan kebutuhan anda.
Kreatif desain hasil pekerjaan cepat, rapi adalah komitmen kami untuk mewujudkan rumah impian anda.

 

bangunan bersejarah tegal

Kota Tegal merupakan penjelmaan dari sebuah desa yang bernama “Teteguall” yang pada tahun 1530 telah nampak kemajuannya dan termasuk wilayah Kabupaten Pemalang yang mengakui Trah (Kerajaan) Pajang. Ada beberapa sumber mengatakan sebutan teteguall  diberikan seorang pedagang asal Portugis yaitu Tome Pires yang singgah di Pelabuhan Tegal pada tahun 1500 –an. Dan berikut beberapa bangunan bersejarah yang di bangun pada masa penjajahan belanda,

Gedung Birao(SCS) adalah rancangan Henri Maclaine port (1885 – 1971) pada tahun 1910. Kantor Birao dibangun Belanda pada tahun 1913. Dengan acuan konsep arsitektur eropa pada negara jajahan (Euroeesche Stoomtram Maatschappij) yang merespon lintasan matahari tropik degan pola massa bangunan diletakkan memanjang dari timur ke barat. Tanggal 10 september 1945 pengibaran bendera Merah Putih dilakukan Oleh M. Yunus dan rekan rekan Pekerja KA dengan pengawalan rakyat Kota setelah sebelumnya 6 September 1945 bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, S Rahmat mengibarkan Bendera Merah Putih di depan Bengkel KA namun dipaksa diturunkan oleh Kempetai. setelah pengibaran bendera di gedung Birao ini tidak ada peringatan dari Kempetai pergolakan pemuda Kota Tegal makin menjadi demi mengibarkan Merah Putih Di penjuru Kota Tegal.

Kantor Pos Besar Dibangun sekitar tahun 1930 an, Dahulu digunakan sebagai Markas Angkatan Laut, kemudian pada tahun 1954 diserahkan kepada PTT (Posts Telegraafend Telefoon Diensts) pad tahun 1961 Jawatan PTT berubah menjadi Perusahaan Negara (PN) Pos dan Telekomunikasi, hingga sekarang bernama Gedung Kantor Pos.

Gedung DPRD merupakan bangunan peninggalan Belanda yang berdiri tahun 1750an oleh Mathijs Willem de Man semula menjadi rumah pribadi Residen Tegal masa itu. Pada tahun 1950 setelah pembentukan Kabupaten dan kota Oleh Pemerintah Republik Indonesia, yang menyatakan Exs Gemeente Tegal adalah Kota Kecil. Fungsi bangunan ini berubah menjadi Balai Kota Tegal. Pada tahun 1987 Setelah Balaikota Tegal pindah dari Jl Pemuda Ke Jl Kigede sebayu. Gedung ini resmi  menjadi kantor DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah).

Stasiun Tegal dibangun pada tahun 1885 sebagai stasiun trem JSM (Java Spoorweg Maatschappij). Pada tahun 1897, Stasiun Tegal dibeli oleh maskapai perkeretaapian SCS stasiun dengan atap besar berbahan kayu yang mengatapi tiga sepur (jalur). Pada tahun 1918, sebagian dari bangunan direnovasi berdasarkan karya arsitek Henri Maclaine Pont (1885-1971) tetapi atap buatan tahun 1897 tidak diubah banyak.

 

%d bloggers like this: